About Me

Perubahan Sosial Budaya

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Geografi
Guru pengampu : Talitha Rahmawati


OLEH :
Anisa Nur Arifa ( 03 / IX A)

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 KARTASURA
2011/2012


PENDAHULUAN

Dilihat dari segi perubahan sosial, daerah tempat tinggal saya di Dukuh Kampung Baru RT 03 RW 07, Kelurahan Pabelan, Kecamatan Kartasura pada umumnya sudah mengalami perubahan antara kondisi yang dulu dengan kondisi yang sekarang. Perubahan tersebut terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar para masyarakatnya yang selalu ingin mengadakan perubahan. Selain itu, perubahan tersebut juga terjadi karena pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju serta cara pandang para masyarakat terhadap suatu hal.

Perubahan sosial yang terjadi di daerah tempat tinggal saya terjadi secara cepat. Karena, para masyarakatnya sangat dinamis, sehingga mengalami perubahan dan pembaharuan secara cepat.

Perubahan-perubahan yang terjadi di daerah tempat tinggal saya antara lain meliputi perubahan interaksi sosial, perubahan lembaga-lembaga sosial, perubahan kelompok sosial, dan perubahan pelapisan atau stratifikasi sosial.

Sedangkan dilihat dari segi perubahan budaya, daerah tempat tinggal saya pun juga mengalami perubahan antara kondisi yang dulu dengan kondisi yang sekarang. Perubahan tersebut terjadi karena adanya perubahan pola berpikir masyarakat yang menjadi pendukung perubahan budaya.

Antara masyarakat dan budaya mempunyai hubungan yang erat. Karena, masyarakat tidak dapat menjalani kehidupan tanpa ada budaya, dan budaya pun juga hanya ada di dalam masyarakat. Sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan.

Perubahan budaya mempunyai unsur-unsur yang bersifat universal atau kesatuan, yaitu unsur-unsur dasar yang sudah lazim atau umum dijumpai pada setiap kehidupan di mana pun di dunia ini. Unsur-unsur tersebut meliputi perubahan bahasa, perubahan sistem pengetahuan, perubahan sistem organisasi sosial, perubahan sistem teknologi, perubahan sistem mata pencaharian, perubahan sistem religi atau kepercayaan, dan perubahan kesenian.

ISI

1. Perubahan Sosial
a. Interaksi Sosial

Di daerah tempat tinggal saya, kondisinya antara zaman dulu dengan sekarang berbeda. Dahulu di desa saya untuk berbicara dengan orang lain harus berhadapan muka, berbeda dengan sekarang. Banyak masyarakat berkomunikasi dengan menggunakan telepon, cukup dengan jarak yang berjauhanpun masyarakat bisa berkomunikasi. Hal itu dikarenakan kemajuan teknologi.

b. Lembaga-lembaga Sosial

Lembaga-lembaga social yang terdapat di daerah tempat tinggal saya juga mengalami perubahan. Daahulu masyarakat menimba ilmu di tempat yang sederhana dengan sarana yang sederhana pula. Mayoritas mereka hanya bisa tamat sekolah di SD ataupun SMA, dikarenakan oleh keadaan ekonomi.

Berbeda dengan sekarang. Masyarakat dapat sekolah di sekolah yang berfasilitas modern dan lebih lengkap. Merekapun juga dapat meraih gelar sarjana dengan mudah.

Dahulu, untuk memasarkan hasil pertaniannya para petani harus langsung pergi ke pasar untuk memasarkan hasil pertaniannya tanpa perantara dari pihak lain.

Sekarang, para petani sudah bisa membentuk kelompok yang biasa disebut kelompok tani atau membentuk lembaga KUD (Koperasi Unit Desa) yang kita jumpai di daerah pedesaan. Dengan adanya lembaga-lembaga tersebut para petani tidak perlu jauh-jauh langsung ke pasar untuk melakukan penjualan, tetapi hasilnya dikumpulkan di lembaga tersebut yang selanjutnya pihak lembaga menjualnya ke pasar, dan hasil dari penjualan dibagi menurut pendapatan hasil panennya tadi.

c. Kelompok Sosial

Desa saya sebagai suatu kelompok sosial banyak mengalami perubahan. Dahulu desa saya terdapat banyak kelompok petani, berbeda dengan sekarang yang terdapat banyak kelompok karyawan.

Perbedaan yang terjadi dilihat dari unsur perubahan kelompok sosial di daerah tempat tinggal saya yaitu dulu tidak ada kelompok para penggemar sepeda. Dulu, seseorang yang ingin berolahraga dengan bersepeda santai biasanya dilakukan secara individu atau sendiri. Dan jarang sekali pada zaman dulu masyarakat yang mempunyai sepeda berkualitas tinggi.

Tetapi, sekarang zaman sudah semakin maju. Sekarang banyak masyarakat para penggemar sepeda yang saling membentuk kelompok. Para masyarakat yang sudah memiliki kelompok tersebut biasanya memiliki waktu tersendiri untuk menyalurkan hobinya yaitu bersepeda bersama-sama, tidak sendiri lagi tetpi berkelompok. Sepeda dan seragam yang digunakannya pun juga mempunyai kesamaan, baik kualitas yang tinggi, merk yang terkenal, maupun coraknya uang bervariatif.

d. Pelapisan atau Stratifikasi Sosial

Perubahan pelapisan atau stratifikasi social juga terjadi di daerah tempat tinggal saya.
Dulu, sebelum tingkat perekonomian masyarakat tinggi, semua masyarakat saling memandang bahwa mereka sama. Tidak ada yang saling dibeda-bedakan. Karena dulu belum banyak orang yang tingkat perekonomiannya tinggi.

Sekarang, setelah ekonomi semakin tinggi, banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi, maka para masyarakat saling bersaing mendapatkan keuntungan atau pendapatan yang sangat tinggi untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing. Sehingga, antara masyarakat yang satu dengan lain sudah berbeda. Ada yang berekonomi rendah karena tidak mampu meraih pendapatan yang tinggi dan ada yang berekonomi tinggi karena mereka mampu meraih pendapatan yang cukup tinggi. Dan perbedaan tersebut menjadikan masyarakat untuk saling membeda-bedakan antara satu sama lain. Karena orang yang berekonomi tinggi akan merasa malu karena tidak setaranya mereka bergabung dengan orang-orang yang berekonomi rendah.

2. Perubahan Budaya
a. Bahasa

Anak-anak zaman dulu, biasa berbicara dengan orang tuanya menggunakan bahasa krama untuk masyarakat Jawa. Atau setidaknya dengan bahasa yang halus dan dengan nada yang halus.

Anak-anak zaman sekarang, sudah berani berbicara kasar dengan orang tuanya. Bahasanya tidak lazim untuk percakapan antara seorang anak dengan orang tuanya. Apalagi jika meminta dan permintaannya tidak dituruti, maka sang anak pun akan mengeluarkan kata-kata kasar yang tidak baik untuk diucapkan.

b. Sistem Pengetahuan

Dulu, para masyarakat atau khusunya pelajar, hanya menggantungkan pengetahuan yang didapatinya dari seorang guru.

Tetapi sekarang, mereka sudah bisa mengambil sumber pengetahuan dari pihak atau media lain. Misalnya penggunaan internet untuk menelusuri hal-hal yang ingin diketahui.

c. Sistem Organisasi Sosial

Dahulu, di daerah tempat tinggal saya hanya ada satu organisasi social yaitu organisasi social yang anggotanya terdiri dari para kepala keluarga saja.

Sekarang, para ibu-ibu rumah tangga dan para muda-mudi bahkan anak-anak pun tidak mau ketinggalan untuk membentuk organisasi sendiri. Sehingga di lingkungan termpat tinggal saya antara para kepala keluarga, para ibu-ibu rumah tangga, para muda-mudi, bahkan anak-anak mempunyai organisasi masing-masing. Biasanya setiap satu bulan sekali mereka mengadakan pertemuan masing-masing.

d. Sistem Teknologi

Persawahan di desa saya dulu diolah dengan menggunakan cara tradisional. Contohnya untuk membajak sawah, para petani memnggunakan jasa kerbau.

Tetapi sekarang seiring berjalannya zaman, para petani sudah menggunakan traktor untuk membajak sawahnya. Jarang sekali di zaman modern ini ditemukan sawah yang dibajak dengan kerbau.

e. Sistem Mata Pencaharian

Dahulu, di daerah tempat tinggal saya masih banyak terdapat area persawahan, sehingga para masyarakatnya didominasi oleh para petani.

Sekarang, area persawahan tersebut sudah dibangun pabrik-pabrik industri, sehingga para masyarakatnya didominasi oleh para karyawan pabrik.

f. Sistem Religi atau Kepercayaan

Dahulu, orang-orang di daerah tempat tinggal saya masih mempercayai adanya aliran kepercayaan. Misalnya, untuk meminta keselamatan biasanya di setiap perempatan jalan diberi sesajen.

Tetapi sekarang, aliran kepercayaan tersebut mulai menghilang karena adanya ajaran islam yang semakin kuat. Sehingga mereka tidak lagi percaya dengan adanya sesajen untuk meminta keselamatan lagi, tetapi mereka percaya bahwa Allah SWT lah tempat satu-satunya tempat untuk meminta perlindungan.

g. Kesenian

Banyak dijumpai para tokoh masyarakat yang bisa menyanyikan lagu-lagu daerah pada zaman dahulu.
Budaya modern telah membuat perubahan di zaman sekarang ini. Anak-anak zaman sekarang tidak lagi mengikuti budaya para atasannya yang selalu menyanyikan lagu-lagu daerah. Tetapi, nyanyian mereka pada zaman sekarang adalah lagu-lagu modern yang muncul terbawa oleh kelompok musik atau band-band yang beragam.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa baik perubahan sosial maupun perubahan budaya dapat berkembang dari waktu ke waktu di setiap lapisan masyarakat. Perubahan tersebut selalu berubah dan berkembang seiring dengan perubahan pola pikir masyarakat dan cara hidup masyarfakat yang semakin maju karena adanya beberapa faktor baru yang mereka kenali.

0 komentar:

Entri Populer

Pengikut

 
Copyright© 2011 Annisa saja | Template Blogger Designer by : Utta' |
Template Name | Uniqx Transparent : Version 1.0 | Zero-Nine.Net